Sastra Lisan (tema makalah 11)

• Sastra Lisan
Sastra lisan adalah kesusastraan yang mencakup ekspresi kesusastraan warga suatu kebudayaan yang disebarkan dan diturun temurunkan secara lisan (dari mulut ke mulut).Pada dasarnya sastra lisan dalam bahasa indonesia berasal dari bahasa inggris oral literature. Ada pula yang mengatakan berasal dari bahasa belanda orale letterkuade. Kedua pendapat mengenai istilah sastra lisan di atas dapat dibenarkan.
Bentuk dari sastra lisan sendiri dapat berupa prosa (seperti mite(Mitos), dongeng, dan legenda), puisi rakyat (seperti syair, gurindam, dan pantun), seni pertunjukan seperti wayang, ungkapan tradisional (seperti pepatah dan peribahasa), nyanyian rakyat dan masih banyak lagi. Perkembangana sastra lisan dalam kesusastraan Indonesia dipengaruhi oleh beberapa budaya lain, seperti budaya Cina, Hindu-Budha, India, dan Arab. Sastra lisan yang dipengaruhi oleh budaya-budaya tersebut dibawa dengan cara perdangangan, perkawinan, dan agama.
Adapun ciri-ciri sastra lisan yaitu:
1. Diwariskan secara turun temurun
2. Bersifat tradisional
3. Diwariskan dalam rentang waktu yang lama
4. Eksis dalam versi dan varian
5. Karya-karyanya merupakan hasil karya masyarakat yang masih menggunakan corak kedesaan.

• Jenis-jenis Aliran Sastra
1. Romantisme: adalah aliran sastra yang mengutamakan perasaan. Contoh karya sastra pada Aliran Romantik :PERTEMUAN JODOH karya ABDUL MUIS.
2. Ekspresionisme: adalah aliran yang mengutamakan pernyataan jiwa pengarang serta mengekspresikan pandangan seni mereka atau emosi secara kuat. Contoh karya sastra pada aliran ekspresionisme : Puisi AKU karya CHAIRIL ANWAR.
3. Simbolisme: Pengungkapan simbolis tidak secara harfiah, melainkan dengan simbol-simbol. Sebuah simbol berarti sesuatu yang bermakna sesuatu yang lain. Contoh karya sastra Aliran Simbolisme: TINJAULAH DUNIA SANA karya MARIA AMIN 
4. Idealisme: Dalam dunia sastra, idealisme berarti aliran yang menggambarkan dunia yang dicita-citakan, dunia yang diangan-angankan, Aliran dalam kesusastraan yang mengungkapkan hal-hal yang ideal, pengarangnya penuh perasaan dan cita-cita. Contoh karya sastra Aliran Idealisme: CANDI karya SANUSI PANE.
5. Surealisme: Aliran yang terlalu mengagungkan kebebasan kreatif dan berimajinasi sehingga hasil yang dicapai menjadi antilogika dan antirealitas. Contoh karya satra pada Aliran Surrealisme: RADIO MASYARAKAT karya  ROSIHAN ANWAR
6. Mistisme: merupakan aliran yang menggambarkan tentang hubungan manusia dengan tuhan.
Contoh karya sastra Aliran Mistisme adalah :Puisi DOA karya LEA CONCERINA
7. Realisme: Aliran ini mengutamakan realitas kehidupan. Contoh karya sastra Aliran realisme ini adalah: KOTA HARMONI karya IDRUS.
8. Naturalisme: Aliran yang mementingkan pengungkapan secara terus-terang, tanpa mempedulikan baik buruk dan akibat negatif. Contoh karya sastra pada Aliran Naturalisme ini adalah: BELENGGU karya ARMYN PANE.




Postingan populer dari blog ini

Mustafa Lutfi al-Manfaluti

Yusuf Idris

"Sastra Mahjar ( Tokoh dan Karyanya)"