Prosa dan Unsur Pembangunnya ( tema makalah 7)

1. Pengertian Prosa
Prosa adalah suatu jenis karya sastra yang dibedakan dengan puisi karena variasi rime yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata Prosa berasal dari bahasa Latin “prosa”, yang artinya “terus terang”. Prosa menurut KBBI merupakan suatu karangan bebas (tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi).
Adapun jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, serta berbagai jenis media lainnya. Arti tulisan didalam prosa bersifat denotatif atau tulisan yang mengandung makna yang sebenarnya, walaupun terdapat kata kiasan di dalamnya, itu hanya berfungsi sebagai ornamen untuk memperindah tulisan dalam prosa tersebut.
Prosa juga dibagi dalam 2 bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru.
Prosa lama adalah prosa bahasa Indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,
•sedangkan prosa baru adalah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apapun dan sudah terpengaruh oleh budaya barat.
Adapun contoh prosa lama seperti:
- Hikayat
- Sejarah
- Kisah
- Fabel
- Mitos
- Legenda
- Sage
- Parabel
- Dongeng Jenaka
- Cerita Berbingkai
Dan contoh prosa baru seperti:
- Roman
- Novel
- Cerpen
- Riwayat
- Kritik
- Resensi
- Esai

°Adapun ciri-ciri dari prosa itu sendiri, yaitu:
1). Bentuknya Bebas
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, bentuk prosa itu tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi, yaitu baris, bait, suku kata, dan irama. Umumnya bentuk prosa adalah rangkaian kalimat yang membentuk paragraf, misalnya dongeng, hikayat, dll. Prosa juga dapat disajikan dalam bentuk lisan maupun tulisan.

2). Memiliki Tema
Setiap prosa pasti memiliki tema yang menjadi dasar dalam cerita dan merupakan pokok bahasan di dalamnya.

3). Mengalami Perkembangan
Prosa selalu mengalami perkembangan karena dipengaruhi oleh perubahan yang ada di masyarkat.

4). Terdapat Urutan Peristiwa
Biasanya, didalam prosa terdapat alur cerita yang menjelaskan urutan peristiwa. Alur tersebut berupa alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

5). Terdapat Tokoh di dalamnya
Seperti halnya karya sastra lain, di dalam prosa juga terdapat tokoh, baik itu manusia, hewan maupun tumbuhan.

6). Terdapat Latar
Didalam prosa terdapat latar tempat, waktu, dan suasana.



2. Unsur-Unsur Pembangun Prosa
Unsur pembangun prosa terdiri dari struktur dalam(intrinsik) serta struktur dari luar (ekstrinsik). Unsur Intrinsik prosa terdiri dari tema, amanat, alur, tokoh, latar, sudut pandang, serta bahasa yang dipergunakan pengarang untuk mengekspresikan gagasannya. Adapun unsur ekstrinsik prosa terdiri dari nilai-nilai dalam cerita (agama, moral,  budayai) dan latar belakang kehidupan pengarang, serta situasi sosial ketika karya tersebut diciptakan.


Postingan populer dari blog ini

Mustafa Lutfi al-Manfaluti

"Sastra Mahjar ( Tokoh dan Karyanya)"

Yusuf Idris